Senja di Jakarta


Indah jingga senja kala itu tertutupi oleh ranum senyuman seorang wanita.

Kau tercipta sangat langit berarak senja, sedang termenung di salah satu meja. Di dalam gedung megah di tengah kota Jakarta.

Indah matamu kala itu terlukis sempurna, di antara lalu lalang manusia, di sela ratusan tawa yang membahana.

Ranum senyummu ku curi lewat sudut mata, ketika kau tak menyadari hadirku di sana. Meski entah untuk siapa saat itu kau menyajikannya.

Anggun gerakmu terangkum saat kau melangkah pergi dari meja, lalu menujuku yang sedang tenggelam dalam canda.

Santun sikapmu terbaca jiwa, kala lembut ucapmu merasuki gendang telinga. Membuatku gagap seadanya, lalu membisu seketika, seakan tak mampu berkata apa-apa. Ada gejolak hebat kurasakan dalam dada.

Senja itu aku terpesona oleh indahnya mata. Senja itu aku terbuai oleh kesempurnaan seorang wanita. Senja itu aku jatuh cinta.

*memori beberapa senja yang lalu di tengah padatnya ibukota*

5 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s