O Malam


O malam, yang di langitnya bintang tak lagi terbaca, hingga hilanglah sekumpulan cahaya, bisakah kau hapuskan luka?

O malam, yang beri gigil di seluruh raga, lekatkan sunyi bersama udara, sanggupkah engkau beri aku cinta? Dahagaku terbit karenanya.

O malam, yang gelap pekatnya selalu membahana, buat kelam seketika meraja, berilah aku tawa, aku sedang berduka.

O malam, inilah tanya, sesuatu yang ingin kuungkap dari jiwa. Jawablah, jangan hanya bisu sepanjang masa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s