Kepada Ibu (4)


Bu, maaf 2 hari kemarin aku tak sempat menuliskan sesuatu, bukan aku lupa padamu, hanya lagi-lagi keangkuhan duniaku membuatku hanya mampu torehkan kata dalam pikiran. Maafkan aku ya Bu.
Bu, hari ini adalah hari terberat dalam hajimu bukan, dimana kau harus berdesak dengan puluhan ribu manusia lainnya demi wajib hajimu. Jaga dirimu ya Bu, doa kami selalu menyertaimu.
Bu, semalam kudapati Ayah bertahajud, dan ia menangis tersedu, mendoakanmu Bu, demikian pula aku. Butiran airmata antara ikhlas dan tidak kujatuhkan usai tahajud, berdoa untukmu. Semoga terkabul doa kami Bu.
Bu, ada rutin menungguku, maaf aku hanya mampu menuliskan sedikit kata untukmu. Kami menunggu datangmu Bu. Rindu untukmu mulai menjejak hebat dalam tubuhku.

Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s