Tidurkan aku, malam.


Kubiarkan pandang susuri tiap jengkal malam.
Menghirup hening dalam kesendirian.
Hai bulan, O bintang, tak kulihat raga kalian.
Sepi ini kunikmati.
Nyanyi degup jantung jelas terdengar telinga di atas bantal.
Jangan lekas usai duhai sunyi!
Larutkan aku dahulu dalam mimpi.
Jerembabkan aku dalam jerami dunia tak nyata.
Robohkan jaga mata.
Aku ingin tidur lama.
Sampai kecup mentari panaskan kelopak mata!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s