Ingatkah, sahabat?


Ingatkah kalian, sahabat?
Kita pernah lupakan sakit, luka, duka, airmata, dalam canda tawa yang seakan bahagia. Ya, di masa yang lama, ketika tak ada satuan jarak memisahkan kita seperti saat ini.
Dengan jumawa kita menantang dunia, tak mengenal takut akan resahnya orang tua. Kita melakukan apa yang kita suka, terkadang lupakan norma.
Aku selalu ingat keberadaan kalian dalam situasi apapun, kita saling membahu, merangkul erat tanpa pernah mengenal lelah, demi bahagia satu sama lain.
Mungkin bara pernah membakar amarah kita, sebabkan tengkar kecil. Tapi dengan cepat kita bisa padamkan itu..
Dan seperti apakah kabar kalian semua? Telah berubahkah raga kalian? Terutama kau, Angga, mengapa sulit kami mendapati kabarmu? Seperti apa keadaanmu, saudaraku!
Dan inginkah kalian semua? Kita merancang rencana, berkumpul bersama kembali, menukar cerita, membakar ingatan lama agar tetap membara…hingga kenangan akan berjuta senang yang pernah kita rajut bersama akan abadi menjadi garis emas di lembar hidup kita masing-masing..

Tertulis kata-kata ini saat rindu membuncah akan kebersamaan kita, sahabat. Karena kalian telah menggoreskan cerita indah dalam prasasti hidup ini, sahabat….(Angga, Kiki, Herno)

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s