Rencana Senja


Aku sedang membayangkan senja.
Waktu senja yang sangat diinginkan oleh jiwa
Dengan pelangi yang menggaris jingga.
Kita berpeluk di bawahnya tanpa kata.
Hanya diam tercipta.
Khusyuk kita saling menatap mata.
Bicara cinta melaluinya.
Lalu sesekali lepaskan pandang ke arah cakrawala.
Terus seperti itu hingga usia senja tak lagi ada.
Dan malam mulai hitamkan mega.

Andai waktu berbaik hadirkan itu ke dalam nyata.
Sudikah kau temaniku lakukan semua itu, wanita?
Karena hanya denganmu aku ingin wujudkannya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s