Jangan kau,


Jangan lepas genggam tanganmu, sayang.
Kau tau aku tak selamanya bisa berjalan sendiri.
Seperti lelaki lainnya, aku butuh wanita sepertimu mendampingiku.

Jangan kau biarkan aku melamun sendiri, sayang.
Karena kupastikan isi lamunanku hanyalah kamu.
Maka selalu nyatalah bagiku.

Jangan kau minta aku tak merindumu, sayang.
Karena kau adalah pemuncak dari segala inginku.
Jadi, teruslah di dekatku, rindu selalu menyakitiku.

Jangan kau pertanyakan cintaku, sayang.
Karena hidupku kuyakini untuk mencintaimu dan anak-anak kita nanti, kekasihku.
Berdoalah agar maut tak lekas menjemputku.

Jangan kau tanya arti tulisanku ini, sayang.
Karena aku ingin kau selalu mengerti sampai kapanpun itu.
Bahwa aku teramat sangat mencintaimu.

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s