Senja dan kata ‘maaf’


Senja itu, semilir angin sejukkan cuaca, sekumpulan manusia tampak menikmati hembusan asap rokok yang keluar dari bibir hitam mereka.
Beberapa pasangan kekasih terlihat mewarnai langit senja mereka dengan merah muda, mereka sedang lukiskan asmara di sana.
Gemuruh suara air mancur dari kolam di taman seakan nyanyikan nyanyian yang sangat tepat untuk menyambut senja.
Sungguh sebuah episode senja yang indah.

Dan aku, terduduk di salah satu tepian taman itu, bersama kekasihku. Kami bercumbu kata canda, berpeluk tubuh sambil tertawa.
Ya, saat itu aku baru saja membuatnya kembali tertawa, setelah sebelumnya ia sempat meneteskan air matanya, yang kemudian sebabkan sembab hadir di sekitar matanya.
Adalah emosiku yang lahirkan amarah yang jadi penyebabnya, aku tumpahkan kata-kata berpeluh kekesalan kepadanya. Dan itu melukainya. Aku pun terluka sesaat setelah muntahkan aksara senada marah kepadanya.

Sebelum senja terjadi kala itu, aku ucapkan berkali kata maaf kepadanya, berulang hapuskan air mata di pipinya, dan memeluknya erat. Aku melakukan dosa, membuatnya terluka adalah dosa besar dalam yakinku mencinta.
Maka, sebutlah aku sebagai lelaki paling beruntung, karena dia mau memberi maaf pada salahku dan diriku, dan kembali tertawa bersamaku.
Dan kami habisi senja itu bersama-sama, pintalkan asmara dalam kata.
Hingga bisik hati sampai ke gendang telinga, sebuah kata yang terhalang suasana:
‘Terima kasih, kekasihku. Kau ajarkan aku seperti apa cinta, dan kau ajarkan aku seperti apa kau ingin dicinta. Jadilah sumpahku, tak akan lagi buatmu terdiam menahan air mata. Karena bahagiamu adalah tuju utamaku dalam mencintaimu. Maaf atas kebodohanku. Aku mencintaimu’.

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s