di bening bola matamu, aku temukan kematianku.


Di bening bola matamu, aku temukan bahagiaku, selaksa keceriaan ya tak pernah terbayang oleh otakku.

Di bening bola matamu, aku pernah berkaca dengan tangisku, terlalu takut aku akan kehilangan dirimu dan cintamu.

Di bening bola matamu, aku tersudut dalam sedihku, saat ucap kerasku hadirkan bulir air mata di situ.

Di bening bola matamu, aku temukan kematianku. Ya, aku ingin kematianku terlihat di situ, di matamu, yang mencintaiku. Itu doaku.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s