Malam terkutuk.


Malam ini terkutuk!
Nyanyi angin terus senandungkan sepi.
Bulan bintang enggan berseri, hanya remang cahya yang terjadi.

Nyamuk biadab tanpa henti jadikan tubuhku taman bermain mereka, aku tak peduli!
Aku terlalu sibuk melukis hitam pekat langit malam dengan sejuta kebohongan: bahwa rindu ini tak menyakiti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s