Aplikasi Twitter untuk Android


image

Banyaknya aplikasi twitter yang resmi maupun dari pihak ke tiga untuk Android kadang buat bingung. Mana yang terbaik, dan paling asik untuk dipakai, dan paling ngertiin kita kalo bisa lebih ngertiin dari pacar…
Jadi, berikut gue review berapa aplikasi twitter untuk Android yang pernah gue gunakan, beserta kelebihan dan kekurangannya, tentunya berdasar pengalaman dan ke-sok tahuan gue.

1. Seesmic.

Kelebihan: Interfacenya oke. User friendly. Refresh interval yang akurat. Autocomplete user. Bisa ganti profil picture. Bisa multi akun -FB, Twitter, Google buzz, (harus diganti dahulu, tidak bisa posting status yang sama dengan waktu yang sama dengan dua akun atau lebih yang berbeda). Bisa autoview twitpic apabila dihosting oleh twitpic, yfrog. Icon aplikasinya unyu :3

Kekurangan: Untuk posting tweet dengan gambar lumayan lama, karena hasil resize picture yang masih terlalu besar. Tidak bisa autoview twitpic apabila dihosting oleh lockerz, mypict.me. Tidak bisa edit profil. Lumayan boros baterai.

2. Tweetdeck.

Kelebihan: Interfacenya oke. User friendly. Refresh interval yang akurat. Lumayan irit baterai. Bisa multi akun -FB, Twitter, 4sq, Google buzz, dan bisa update status yang sama di waktu yang sama dengan akun yang berbeda. Bisa autoview twitpic hosting yfrog dan twitpic. Bisa lihat di profil user lain apakah dia follow kita atau tidak.

Kekurangan: Tidak ada fitur autocomplete user. Tidak bisa edit profil. Tidak ada pilihan apabila mau twitpic, filenya mau diresize sebesar apa. Tidak bisa sign out. Tidak bisa autoview twitpic apabila dihosting oleh lockerz, mypict.me. Tidak bisa edit profile.

3. Twidyoid for Android

Kelebihan: Interfacenya oke. User friendly. Bisa multi akun (twitter saja). Lumayan irit baterai. Bisa ganti themes. Bisa autoview twitpic dari semua hosting. Bisa lihat di profil user lain apakah dia follow kita atau tidak. Pilihan resize picture yang bekerja dengan baik saat akan memposting twit dengan gambar. Bisa edit profil dan ganti profil picture. Autocomplete user dan hashtag.

Kekurangan: Refresh interval yang sering meleset dari yang sudah diatur. Mention yang kadang tidak masuk ke kolom mention.

4. Twicca.

Kelebihan: Interfacenya oke. User friendly. Refresh interval yang akurat. Bisa multi akun (twitter saja). Lumayan irit baterai. Bisa ganti themes. Autocomplete username. Bisa tau apakah user lain follow atau tidak dari profilnya. Bisa edit profil dan ganti profil picture. Mampu membuka gambar dari semua hosting, berikut instagr.am dan picplz.

Kekurangan: Hasil resize gambar untuk twitpic yang masih terlalu besar. Autoview twitpic harus meng-klik link nya (walau gak perlu masuk ke situs hosting).

5. Twitter for Android

Kelebihan: Interfacenya oke. User friendly. Refresh interval yang akurat. Bisa multi akun (twitter saja). Push notification, yang memungkinkan kita mendapat notifikasi mention atau DM secara real time tanpa harus menunggu jadwal refresh. Mampu melihat apakah user lain follow kita atau tidak dari profilnya. Autocomplete username. Autoview twitpic hosting yfrog dan twitpic. Bisa edit profil dan ganti profil picture.

Kekurangan: Untuk posting tweet dengan gambar lumayan lama, karena hasil resize picture yang masih terlalu besar. Tidak bisa autoview twitpic apabila dihosting oleh lockerz, mypict.me. Boros baterai.

6. Tweetcaster.

Kelebihan: Interfacenya oke. User friendly. Refresh interval yang akurat. Bisa multi akun -Twitter, FB. dan bisa update status yang sama di waktu yang sama dengan akun yang berbeda. Bisa autoview twitpic apabila dihosting oleh twitpic, yfrog. Autocomplete user. Lumayan irit baterai.

Kekurangan: Tidak ada pilihan apabila mau twitpic, filenya mau diresize sebesar apa. Tidak bisa autoview twitpic apabila dihosting oleh lockerz, mypict.me.

7. Hootsuite.

Kelebihan: Interfacenya oke. User friendly. Refresh interval yang akurat. Lumayan irit baterai. Bisa multi akun -FB, Twitter, 4sq, Google buzz, dan bisa update status yang sama di waktu yang sama dengan akun yang berbeda. Bisa autoview twitpic hosting yfrog dan twitpic. Bisa lihat di profil user lain apakah dia follow kita atau tidak. Bisa schedule twit.

Kekurangan: Tidak ada fitur autocomplete user. Tidak bisa edit profil. Tidak ada pilihan apabila mau twitpic, filenya mau diresize sebesar apa. Tidak bisa sign out. Tidak bisa autoview twitpic apabila dihosting oleh lockerz, mypict.me.

8. Plume.

Kelebihan: User friendly. Bisa multi akun (twitter saja). Lumayan irit baterai. Bisa ganti themes. Bisa autoview twitpic dari yfrog dan twitpic. Bisa lihat di profil user lain apakah dia follow kita atau tidak. Pilihan resize picture yang bekerja cukup baik saat akan memposting twit dengan gambar. Bisa edit profil dan ganti profil picture. Autocomplete user.

Kekurangan: Tidak bisa autoview twitpic apabila dihosting oleh lockerz, mypict.me. Upload gambar kadang suka bermasalah. Interface yang kurang asik.

Yak, dan demikian 8 aplikasi twitter yang bisa digunakan di Android berikut kelebihan dan kekurangannya yang didapat berdasar pengalaman dan sok tahunya gue. Kalo ditanya mana yang terbaik. Insya Allah pilihan saya sekarang sudah yang terbaik dan layak dijadikan istri #ilangpokusngebetkawin. Kalo bicara mana yang terbaik, semua sesuai selera. Gue sendiri lebih sering pake seesmic dan twicca, lalu twidroyd apabila mau twitpic.
Yang jelas apapun aplikasinya bakal sama aja hasilnya kalo lo RT atau twitlonger abuser. Twit lo sampah!
Sila dipilih mana yang lo suka dan sreg.
Sekali lagi review ini cuma menurut pengalaman dan ke-sok tahuan gue. Kalo ada yang tau lebih banyak, sila ditambahkan. Sekian dan terima kasih.🙂

Catatan: dari semua aplikasi di atas, hanya tweetcaster dan plume yang akhirnya gue uninstall dari galaxy mini gue. karena menurut gue 2 aplikasi tersebut useless.🙂

21 comments

  1. Vote for twicca!
    Pas bener nih, saya tadinya juga mau nulis tentang ini, tapi difokusin ke twicca. Sudah coba semua aplikasi yg disebut di atas, ga ada yg lebih memuaskan daripada twicca.

    Ada yg belom disebutin di kelebihan twicca, yaitu fitur retweet dan quote yg lengkap dan juga push notification yg cepet. Dibanding twitter for android, pushnya malah ga jalan di hp saya.. (saya pake Xperia Arc). Seesmic bagus tapi boros batrenya ga nahan, dulu saya pake ini tapi udah uninstall gara2 itu.

    Oh ya twicca juga bisa upload ke twitpic kan, pake plug-in khusus.

    Disini ga dikupas (emang buah?) tentang alokasi memori tiap2 aplikasi ya? Lupa apa nama aplikasinya tapi dari situ keliatan bahwa yg paling irit memori itu Twidroyd (kata temen). Sayang saya ga demen user interfacenya, too messy, mepet2 gitu.

    1. Ahaha iya plus itu keunggulan twicca. Kalo twitter for android waktu os saya masih froyo emang push notifnya gak masuk. Cuma begitu upgrade ke GB it works well sih..sayang boros baterai..hehe
      Kalo alokasi memori emang twidroyd paling irit.
      Tapi kan bisa diakalin pindah ke memory card dgn app2sd (root only).
      Oiya untuk twidroyd, plume, dan twicca udah bisa diinstal di memory card tanpa root.🙂
      Makasih tambahan plus masukannya🙂

  2. Setahu aku, tweetdeck bisa autocomplete user. Cuma emang gak default sehingga harus ke settingannya dulu. Itu sih kalo TD for PC ya.. Gataw kalo untuk android.. Eh ada fansi!😀 *dadah2*

    1. Iya..tadinya aku berharap tweetdeck for android bisa sama (autocomplete username) tapi ternyata gak. Harus diketik sendiri, seandainya mau bisa ambil dari friend list (kayak buka phone number di phonebook)🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s