Berkisah.


Matahari menyalak di sudut hari.
Taring-taring cahayanya sakiti lapisan terluar kulit kepala.
Debu berhamburan, diobrak-abrik angin yang tak sejuk.
Temani rindu yang sedang berkicau tiada henti.
Sebab kekasih yang hadir raganya terpisah selaksa meter lautan.

Hari ini, berkisahlah kata-kata. Tentang hari yang brengsek, dan rindu yang menyakiti.
Serta ketidakjelasan perasaan saat ini!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s