Adakah Rindu Bermukim


image

Dari balik debur ombak di tempatmu, sapa sang mentari yang menghangat kelak, adakah kerinduan bermukim di rasamu, dan berwujud aku?

Atau degup jantungmu tak berhenti dentumkan rindu untukku? Sebab di sini, di antara kerumunan kabut, di sela sergap dingin di sekujur kulitmu. Rindu tak henti-hentinya menggoda gelisahku, yang hanya nyatakan kamu, tak ada yang lain. Dan dalam dinginku, saat mentari seakan enggan memberi hangat, tak seperti di tempatmu, kuserukan kerinduanku untukmu dengan lantang, pada semilir angin yang buat gigil, dalam tulisanku ini yang seakan menggebu sebab rindu yang hebat untukmu. Maka kupertanyakan lagi padamu, sayangku. Adakah kerinduanmu berwujud aku dan segalaku? Sebab di sini kepalaku dipenuhi oleh kamu dan segalamu, sungguh aku merindukanmu. Masih dalam gigilku, dengan tanpa jeda kumencintaimu, kuserukan rasaku, betapa aku merindukanmu.

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s