Review Andromax R2


Header

Saat ini saya berkesempatan mencicipi kemampuan dari Smartfren Andromax R2 yang dilaunching di tahun ini. Smartphone ini sudah mendukung jaringan 4G LTE, yang mana pada masa sekarang jaringan 4G sudah hampir seperti kebutuhan mendasar bagi para pengguna smartphone.
Namun pada saat menulis tulisan ini, saya belum sempat mendatangi gallery smartfren untuk pendaftaran kartu perdana, jadi untuk review bagaimana kualitas jaringan Smartfren dipadukan dengan Andromax R2 sendiri, akan dibahas dalam tulisan yang berbeda.

Apa saja yang disertakan dalam paket penjualan.
Dengan packaging yang premium, dalam paket penjualan Andromax R2 memiliki:
Unit Andromax R2.
Kabel Data dan Charger.
Headphone.
SIM/micro SD Ejector (Andromax R2 memiliki desain unibody, sehingga baterai tidak bisa dicopot).
SIM Card Smartfren 4G LTE Yang Telah Memiliki Paket Bonus Data Sebanyak 2GB+6GB Selama 1 Minggu.
Kartu Garansi.
Buku Panduan.

P60321-151543

Cukup menarik di mana Andromax R2 menyertakan headphone dalam paket penjualannya, dan memiliki kualitas yang cukup baik.

Untuk tampilan sendiri, smartphone Andromax R2 yang memiliki dimensi sebesar 5”, masih sangat nyaman untuk dipegang, bahkan untuk pengetikan dengan satu jari pun masih terasa mudah.
Dengan bezel yang tipis, balutan logam di seluruh sisi samping, all black screen saat display layar mati. Sungguh membuat tampilan Andromax R2 sangatlah premium. Dan juga layar Andromax R2 ini sudah dilengkapi teknologi Dragon Trail, jadi tidak perlu takut tergores, namun jika masih kurang yakin, tidak ada salahnya menambahkan tempered glass di atas layar Andromax R2.

Dibekali kamera belakang sebesar 13MP dengan Dual LED Flash, serta kamera dengan sebesar 5MP dengan flash. Kamera Andromax R2 mampu menghasilkan gambar yang tajam, baik di dalam ruangan, maupun di luar ruangan. Berikut beberapa contoh hasil jepretan kameranya:
IMG_20160322_070923

IMG_20160322_055851

IMG_20160322_055858

IMG_20160321_152619

IMG_20160321_175017

IMG_20160321_143828

IMG_20160321_161741

Juga tersedia mode foto dengan beberapa efek, mode HDR dan juga mode panorama.
Perekaman video pun mampu mencapai kualitas 1080p (HD), untuk kamera belakang, dan 720p (HD) untuk kamera depannya.

Sistem android yang ditanamkan di dalam Android R2 merupakan Lolipop 5.1.1, dan sudah ada pembaharuan terbaru ketika saya mencoba, security patch level february 2016. UI dengan tampilan pure android sangat cantik mengisi layar Andromax R2.
UI yang dimiliki sendiri cukup menarik, di mana jika kita mengaktifkan fitur auto rotate, maka tampilan menu dan home screen bisa diakses dengan tampilan landscape. Pun gesture yang dimiliki cukup komplit, double tap to wake up screen, double tap on home screen to lock screen/screen off, serta beberapa gesture yang bisa diakses dalam keadaan smartphone mati atau terkunci yang bisa dikustomisasi sendiri.

Screenshot_2016-03-21-21-24-24Screenshot_2016-03-21-21-24-12

Sensor yang mengisi Andromax R2 apa saja? Monggo dilihat

Screenshot_2016-03-21-19-59-21

Cukup lengkap bukan.

Dengan desain unibody yang dimiliki Andromax R2, otomatis baterai pun diberikan dengan system tanam, tidak bisa dilepas. Kapasitas baterai yang diberikan adalah sebesar 2320 mAH. Cukup besar, dan cukup irit.

Yang mengisi dapur pacu dari Andromax R2 adalah processor Snapdragon 415 Octa Core 1.4 GHz Cortex A53, GPU Adreno 405, RAM 2GB.
Dengan spesifikasi tersebut, saya mencoba menggunakan smartphone ini untuk memainkan beberapa game yang cukup berat (Clash of Clans, Need for Speed, dan Real Racing), dan semuanya mampu dilahap Andromax R2 tanpa lag. Bahkan ketika saya membuka 3 game tersebut secara bersamaan, lalu berpindah satu dan lainnya secara bergantian dengan cukup cepat, multitaskingnya berjalan dengan mulus.

Internal memory Andromax R2 memiliki ruang sebesar 16GB, yang mana 5GB dipakai untuk system, hingga tersedia sekitar 10Gb untuk bisa digunakan, jika ruang sebesar itu dirasa masih kurang, smartphone ini juga menyediakan slot micro SD yang bisa membaca micro SD dengan kapasitas hingga 32GB. Masih kurang juga? Andromax R2 mendukung USB OTG, alias bisa membaca langsung flash disk, baik dengan bantuan kabel OTG, ataupun flash disk yang memang sudah mendukung OTG. Saya baru mencoba membaca flash disk dengan kapasitas 16GB dan berjalan lancar.

Dari sisi audio sendiri, Andromax R2 memiliki dua pilihan profil sound effect dalam mendukung keluaran suara yang diinginkan, Dolby atau Snapdragon Audio+.
Saya sudah mencoba kedua profil tersebut, dan menurut pendengaran saya, keduanya sama-sama mampu menghasilkan suara yang sangat baik, dalam memutar lagu, ataupun video, terlebih jika mendengarkannya menggunakan headset.

Menurut saya, dengan segala kemampuan dan kebisaan smartphone ini seperti yang saya tulis di atas, Andromax R2 ini sangat layak untuk dimiliki. Ya spek sama kemampuan bogonoh dengan harga segini aja sih, sikat.

Lalu bagaimana dengan kualitas jaringan Smartfren sebagai pemilik dari smartphone ini?
Sabar, kan sudah saya bilang, saya belum sempat ke gallery smartfren untuk aktivasi kartu, makanya juga saya belum bahas tentang jaringan yang didukung oleh Andromax R2.
Kalau nanti saya sudah aktivasi, saya akan update di sini.
Kalau linknya masih belum bisa diklik, tandanya saya belum ke gallery smartfren.

 

Sekian, jangan lupa bahagia.

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s