Beberapa Hari Bersama Smartfren Andromax R2


P60329-185543-picsay

Setelah beberapa hari menggunakan smartfren andromax R2, saya mau berbagi pengalaman saya menggunakan smartphone tersebut, satu persatu.

User Interface.
Mengambil UI seperti pure android (setau saya andromax sempat menggunakan OS milik CM, tapi ini bukan CM), UI terlihat sangat simple dan bersih, sangat nyaman menggunakan UI seperti ini. Tidak membingungkan.
Sedikit perbedaan dari pure android yang background tampilan desktop menunya mengusung warna putih, UI milik Andromax ini memiliki background transparan. Nama UInya? Sumpah saya masih tidak tau, yang pasti nyaman dan elegan, bagi saya. Saya gak lagi install launcher andalan saya di setiap device, pakai launcher bawaan ini sudah asik.

Jaringan Internet.
Dengan jaringan yang mendukung CDMA 1x EVDO Rev A 850 Mhz, GSM 900/1800/1900, WCDMA 2100, LTE TDD B40 FDD B5/B26, slot SIM 1 yang mendukung 4G hanya bias diisi oleh SIM Card Smartfren, yaiyalah, ini smartphone kan memang dibundling sama smartfren. Sedang SIM 2 yang bisa diisi oleh kartu GSM, hanya bisa berjalan di 2G.
Kecepatannya sendiri, seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, 4G smartfren ini masuk ke dalam kategori istimewa. Stabilitas jaringannya di beberapa lokasi di Surabaya pun sangat baik, tidak pernah sekalipun saya mengalami penurunan sinyal dari 4G ke 3G atau lainnya.
Berkat keistimewaan 4G smartfren Andromax R2 juga sekarang saya menjadi donator tetap bagi teman-teman yang fakir kuota, di sini saya sangat bingung harus merasa senang atau sedih, untungnya saya ikut paket true unlimited smartfren, jadi gak bingung sama kuota sendiri juga.

Baterai.
Dengan baterai Li-Po with 2320 mAH, baterai smartfren andromax R2 bagi saya masuk ke dalam kategori cukup. Dengan pemakaian berat seperti games online-3D, social media, chat, telpon, baterai andromax masih mampu bertahan sampai dengan sekitar 6 jam. Jadi saya tidak perlu terlalu repot mencari colokan untuk charge smartphone.

Kinerja.
Dengan spesifikasi Qualcomm Snapdragon 415 Octa Core 1.4Ghz, RAM memory 2GB, serta ROM 16GB. Tidak ada kendala sekali dalam menggunakan smartphone ini, multitasking berjalan lancar. Rekor saya mencoba multitasking adalah sekitar 18 aplikasi, dan perpindahan antara 1 aplikasi ke aplikasi lainnya berjalan mulus tanpa hambatan. Manajemen RAM, processor serta GPU Adreno 405 terlihat sangat baik berkolaborasi mengisi dapur pacu smartfren Andromax R2.
Pun dengan ROM 16GB, tidak ada lagi yang namanya notifikasi memori internal hamper penuh, sangat lapang sekali ROM tersisa setelah dipotong untuk system.

Audio & Video.
Saya bukan tipe orang yang suka mendengarkan music lewat pengeras suara, pasti selalu menggunakan headset. Jadi saya tidak mencoba keluaran audio yang dimiliki Andromax R2 via pengeras suara.
Dengan dolby digital plus, keluaran suara yang disalurkan ke dalam headset sangatlah istimewa, kejernihan suara, apalagi jika menu equalizer turut dihidupkan dengan effect sesuai dengan genre musik yang sedang diputar, makin nikmat mendengarkan musik lewat Andromax R2 dibantu headset.
Pun dengan menonton video, suara sinematik menambah asik pengalaman menonton saya lewat Andromax R2, sayangnya pemutar video bawaan belum semua file film, tapi itu bukan masalah, tinggal cari di playstore banyak sekali aplikasi pemutar video, ketika menuliskan ini saya memilih memakai VLC player free untuk memutar film di andromax R2.

Kamera.
Dengan 13MP yang tertanam di belakang, hasil foto yang dihasilkan oleh andromax R2 sangat baik. Ketajaman, saturasinya, sudah mumpuni menurut saya, dengan dual flash yang ikut menghiasinya, hasil foto yang diambil dengan built in flashnya tidak over exposure, noise tetap muncul, tapi tidak begitu mengganggu.
Keluaran video yang bisa mencapai 1080P dari kamera belakang pun sangat baik.
5 MP yang dikandung oleh kamera dengan pun sudah sangat baik hasilnya.
Beberapa effect foto, serta mode pengambilan di kamera belakang atau depan bisa menjadi suatu pilihan apabila ingin mengambil gambar.

Konektifitas Lainnya.
Andromax smartfren mendukung OTG, buat saya, salah satu syarat memiliki smartphone saat ini setidaknya sudah mendukung hal ini, bukan apa-apa, OTG sangat membantu saya dalam menyelesaikan pekerjaan. Besaran GB tertinggi yang pernah saya coba ke dalam system andromax R2 ialah flash disk dengan ukuran 32GB, dan andromax R2 mampu membacanya dengan mudah dan cepat, pun dalam melakukan perubahan di dalam flash disk tersebut.
Untuk wifi sendiri, daya tangkapnya sangat baik. Pada keadaan biasanya saya hanya mendapat sinyal wifi putus-sambung, di andromax R2 sinyal wifi bisa dibaca tanpa putus-sambung.

Gitu sih pengalaman saya selama beberapa hari ini menggunakan andromax R2.
Puas? Sangat. Merekomendasikan? Jelas.

Semoga bermanfaat, dan jangan lupa bahagia.

2 comments

  1. andromax R2 kan speaker bawaan Handphonenya kaga nyala sebelah kanan, trus headsetnya juga kaga hidup waktu dicolokin, cuma ada notif headset-in doank tapi suara tetap dr speaker hp…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s